Wednesday, 14 May 2014

Animals Indonesia Akan Mengembangkan Pusat Penyelamatan Satwa di Sumatera Selatan

Palembang merupakan salah satu pusat perdagangan satwa liar di Indonesia Barat, bersama dengan Medan dan Pontianak. Palembang adalah salah satu pemasok utama untuk perdagangan satwa liar terbesar di Asia: Pasar Burung Pramuka di Jakarta. Untuk menegakkan hukum, Departemen Kehutanan membutuhkan fasilitas untuk hewan yang disita. Terima kasih untuk para pendukung Animals Indonesia untuk memberikan solusi. Sebuah pusat penyelamatan akan dikembangkan di Sumatera Selatan oleh Animals Indonesia. Ini adalah keputusan dari pertemuan multipihak di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam di Palembang kemarin. Pertemuan telah dihadiri oleh International Rescue, Zoological Society of London, Centre for Orangutan Protection dan Animals Indonesia. Ketika Anda membaca berita ini, tim kami melakukan survei untuk menemukan lahan yang cocok untuk pusat penyelamatan. Mari membuat perubahan untuk satwa dan terus mendukung kami.

Palembang is an important hub for wildlife trade in West Indonesia, together with Medan and Pontianak. Palembang is one of the main supplier for the biggest wildlife trade in Asia: Pramuka Bird Market in Jakarta. To enforce the law, the Ministry of Forestry need a facility for confiscated animals. Thanks to the supporters of Animals Indonesia for providing solution. A rescue centre will be developed in South Sumatra by Animals Indonesia. This is the conclusion of multistakeholders meeting in the office of Wildlife Authority in Palembang yesterday. The meeting have been attended by International Rescue, Zoological Society of London, Centre for Orangutan Protection and Animals Indonesia. While you are reading this news, our team conducting a survey to find suitable lands for centre. Lets make different for animals and keep supporting us.

No comments:

Post a Comment