Wednesday, 9 September 2015

KELOMPOK JURNALISTIK SMPK FRATERAN CLAKET BELAJAR PRIMATA

Ada yang beda dengan school visit yang dilakukan Animals Indonesia bersama Orangufriends COP di SMPK Frateran 21 Claket Malang kali ini karena para peserta adalah siswa yang tergabung dalam kelompok minat khusus Jurnalistik SMPK Frateran.

Berbeda dengan edukasi yang dilakukan bersama kelompok Siswa Lingkungan Hidup minggu lalu, hari ini para siswa langsung belajar peran aktif jurnalistik dalam dunia konservasi satwa di Indonesia.

Tak hanya diskusi dan penyampaian materi primata, para siswa langsung praktik menulis berita upaya penyelamatan satwa dan kasus-kasus pelanggaran hukum terhadap satwa liar di Indonesia.

Semua siswa mengangkat berita singkat dan arikel sebagai bentuk peran jurnalistik dalam kontribusinya terhadap pelestarian satwa liar. salah satunya adalah karya Angelia Maria. Dalam karya jurnalistiknya Maria sapaan akrabnya menjelaskan bahwa " Sebenarnya primata Indonesia sudah banyak yang masuk dalam kriteria dilindungi secara hukum tapi faktanya tidak terlindungi secara hukum",  karena harga jual primata yang sangat mahal dan kurangnya kepedulian masyarakat menyebabkan primata Indonesia banyak diperdagangkan" imbuh perempuan kelas IX tersebut menambahkan.

Senada dengan Maria, Adella siwa kelas VIII lebih keras dalam karya jurnalistiknya yang menyatakan bahwa "setiap tiket yang anda beli untuk pertunjukan sirkus satwa adalah bentuk dukungan mempertajam penderitaan satwa sirkus". Adel juga menambahkan "tak ada muatan pendidikan sedikitpun dalam atraksi sirkus dan foto dengan orangutan".


Dengan hasil kritis siwa menunjukkan bahwa kepedulian dan pendidikan yang benar menjadi faktor penting dalam membelokkan pola pikir siswa ke arah yang benar.

No comments:

Post a Comment